Breaking News

Facebook Pages

Showing posts with label Ubi Jalar. Show all posts
Showing posts with label Ubi Jalar. Show all posts

Bolang-Baling Ubi Jalar Jingga


Kita bisa menyebut makanan ini dengan nama bolang-baling, donat, roti goreng, kue bantal atau mungkin puluhan nama lainnya, karena saya rasa semuanya layak disandangkan ke makanan sedap yang satu ini. Dulu ketika saya masih kecil dan tinggal di Paron, maka pedagang bolang-baling menjual dagangannya menggunakan sepeda dengan gerobak kecil di belakangnya. Setiap kali lewat di depan rumah,  si Bapak penjual akan  melambatkan kayuhan sepedanya dan membunyikan bel dengan nyaring, "Kring-kring! Kring-kring"! Sepertinya beliau sengaja melakukannya dengan harapan kami akan memanggilnya! (ge-er dot com)

Sayangnya, walau mulut kami begitu ingin merasakan si roti bantal yang terlihat menggiurkan di balik gerobak berkaca tersebut, saya bersama kakak dan adik saya,  Wulan dan Wiwin, hanya bisa menatap pasrah dari balik jendela tanpa ada keberanian untuk memanggil. Bukan karena alasan kesehatan maka orang tua kami melarang putra-putrinya membeli jajan di luar namun karena tidak adanya spare budget untuk tujuan tersebut. Jadi walau seandainya pun si Bapak pedagang bolang-baling menggebrak-gebrak gerobaknya dengan pentungan hansip, sambil berteriak-teriak, "Ayo tuku! Tuku meneh"! Alias "Ayo beli! Beli lagi"! Dan membuat kaget orang sekampung, kami hanya bisa menontonnya dengan tatapan memelas. ^_^


Klik untuk baca selanjutnya...
Read more ...

Bingka Ubi Jalar - Creamy! Yummy!


Ubi jalar cilembu ini sudah sangat lama membeku di freezer saya, mungkin sejak beberapa bulan yang lalu. Waktu itu saya membelinya karena tertarik dengan salah satu resep cake yang tampak menggugah selera. Namun kemudian terlupa atau mood saya yang tiba-tiba berayun ke arah lainnya, seperti biasa. Membeku bersama kulitnya di wadah tupperware yang rapat, ubi ini masih tetap sangat lezat dan tak berubah teksturnya sama sekali ketika kemarin saya cairkan. Bahkan terasa so creamy dan milky ketika saya mengubahnya  menjadi seloyang bingka ubi jalar yang sedap. 

Mudah dibuat, tanpa mikser dan pengembang, maka bingka mungkin merupakan kue termudah yang bisa kita eksekusi di rumah dengan cepat. Jika pernah membuat bingka sebelumnya, maka anda pasti tahu satu kendala utama membuat kue ini adalah waktu memanggang yang sangat lama.  Namun berbeda dengan bingka ubi kayu dan bingka pandan yang resepnya pernah saya bagikan sebelumnya, maka bingka ubi jalar ini relatif lebih cepat matangnya kala dipanggang. So tunggu apalagi? Weekend ini sepertinya anda bisa planning untuk membuatnya di rumah. ^_^

Bingka Ubi Kayu - Yang tradisional tak kalah sedapnya
Bingka Pandan - Lembut dan harum
Bingka Pisang




Klik untuk baca selanjutnya...
Read more ...
Designed By